Tampilkan postingan dengan label UNS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNS. Tampilkan semua postingan

Pengumuman Hasil Tes TKD Yang diinformasikan melalui website resmi kemendikbud masih belum mendapatkan informasi dari kemenpan-rb

Persyaratan CPNS 2013-Solopos.com, SOLO--Pelaksanaan Tes CPNS yang dilaksanakan pada tanggal 3 november yang lalu,yaitu dengan jumlah Peserta tes CPNS yang di ikuti Sebanyak 566 peserta tes,memperebutkan 48 lowongan PNS UNS.Pelaksanaan Tes Kemampuan Bidang (TKB) sebagai tes tahap akhir dalam seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo diundur. Pasalnya, hingga kini belum ada pengumuman hasil Tes Kemampuan Dasar (TKD) dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) yang akan disampaikan melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Pembantu Rektor (PR) II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Jamal Wiwoho, mengatakan sedianya pengumuman TKD diinformasikan pada 25 November lalu melalui website http://kemendikbud.go.id.

“Sifatnya kan nasional, Kemendikbud belum dapat informasi dari Kemen PAN-RB dan dari sana [Kemen PAN-RB] belum ada pengumuman,” jelasnya saat dihubungi solopos.com, Rabu (4/12/2013).

Jamal menambahkan beberapa waktu lalu pihaknya mendapat faks dari Kepala Biro Kepegawaian Kemendikbud yang menginformasikan belum adanya pengumuman TKD dari Kemen PAN-RB. “Melalui faks itu Kabiro Kepegawaian Kemendikbud meminta maaf karena belum ada hasil TKD dari Kemen PAN-RB,” imbuhnya.

Meski demikian, Jamal mengakui pada dasarnya pihak yang berwenang melaksanakan TKB baik tenaga pendidik melalui fakultas maupun non kependidikan seperti Unit Pelaksana Teknis Pusat Pengembangan Bahasa (UPTP2B), Medical Center, UPT Perpusatakaan telah siap.
Namun, tes tersebut tidak bisa dilaksanakan sebelum ada pengumuman hasil TKD. “Secara keseluruhan sudah siap. Tapi kami tidak mungkin melaksanakan TKB kalau belum ada pengumuman TKD,” jelasnya.

Terkait jumlah peserta yang lolos TKD, Jamal mengatakan pada seleksi CPNS UNS tahun lalu, peserta yang lolos TKD tiga kali jumlah peserta yang diterima menjadi PNS.
“Misalnya Program Studi A yang diterima dua, yang lolos TKD ada enam. Tapi sekarang kami belum menerima informasi jumlah peserta yang akan lolos TKD dan mengikuti TKB,” lanjut Guru Besar Hukum Pajak Fakultas Hukum UNS.

Sebagai informasi, pelaksanaan TKD CPNS UNS telah dilaksanakan pada 3 November lalu dengan jumlah peserta 566 orang.
Mereka memperebutkan 48 lowongan PNS di UNS yang terdiri atas 40 dosen dan delapan tenaga administrasi. Peserta yang lolos TKD bakal mengikuti TKB di UPTP2B dan fakultas masing-masing pada 5 Desember. Materi TKB meliputi ujian Bahasa Inggris, wawancara dengan tim penilai dan ujian praktik.

Jadi menurut informasi yang di dapatkan bahwa dipastikan pelaksanaan pengumuman hasil tes yang dilaksanakan pada tanggal 3 november lalu akan diumumkan pada tanggal 5 desember.


Panitia Penyelenggara Penerimaan CASN 2013 Membuka Satu Lowongan Dibidang Fologi

Pengumuman CPNS2013-Solopos.com, SOLO – Perekrutan lulusan Sastra Daerah untuk lowongan calon aparatur sipil negara (CASN) tahun ini dinilai minim. Pasalnya, dari puluhan ribu lowongan dari berbagai instansi dan kementerian, hanya satu lowongan yang dibuka untuk lulusan Sastra Daerah. Demikian disampaikan Ketua Jurusan (Kajur) Sastra Daerah Fakultas Sastra dan Seni Rupa (FSSR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Suparjo, kepada wartawan di Rektorat UNS, Selasa (22/10/2013). Dari pencarian di seluruh instansi dan kementerian yang menggelar penerimaan CASN, pihaknya hanya menemukan satu lowongan yakni bidang Folologi di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI). “Kalau dibandingkan dengan lowongan CASN2012 turun sangat drastis, dulu ada sepuluhan lebih. Bahkan sebelum moratorium, masih ada instansi perbankan yang mau menerima lulusan Sastra Daerah,” jelas Suparjo yang menjadi Anggota Dewan Bahasa Jateng.
Pihaknya menyesalkan hal tersebut, lantaran dalam Sastra Daerah dinilai mempunyai sarat nilai-nilai moral. Selain itu, menanggapi Surat Keputusan (SK) Gubernur Jateng yang mewajibkan semua sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK untuk memuat mata pelajaran (mapel) Bahasa Daerah. Hal itu didukung Perda Provinsi Jateng No. 9 Tahun 2012 tentang Bahasa, Sastra dan Aksara Jawa. Dilanjutkan dikeluarkannya Peraturan Gubernur (Pergub) No.57 Tahun 2013 yang mengatur tentang Implementasi Perda No.9 Tahun 2012. “Sesuai dengan hasil sosialisasi Perda dan Pergub itu yang kami lakukan di beberapa daerah, masyarakat masih membutuhkan Sastra Daerah dan masih dianggap penting,” imbuhnya. Menurutnya, dengan adanya Perda dan Pergub yang mengatur tentang Bahasa Daerah, semestinya Pemerintah Pusat maupun Daerah mengakomodasi lulusan Sastra Daerah maupun Pendidikan Bahasa Daerah dalam perekrutan CASN. Selain itu, semestinya jumlah guru Bahasa Daerah juga semakin dibutuhkan mengingat setiap tahun ada yang pensiun. Di sisi lain, sejak 1976, Jurusan Sastra Daerah UNS telah meluluskan sedikitnya 970 sarjana Sastra Daerah. Saat ini para lulusan tersebut telah tersebar di Jawa Tengah bahkan seluruh Indonesia. Lima orang di antaranya menjadi Kepala Balai Bahasa di lima provinsi yakni, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kepulauan Riau. Selain itu, satu di antaranya lagi menjadi Kepala Perpustakaan Museum Proklamator Bung Karno di Blitar. “Memang penyebarannya sampai ke luar Jawa.” Dalam kesempatan yang sama, salah satu Dosen Jurusan Sastra Daerah FSSR UNS, Sisyono Eko Widodo, menambahkan perhatian pemerintah terhadap bahasa dan sastra dinilai kurang. Padahal mapel tersebut sarat dengan nilai budaya dan moral yang mampu membentuk jati diri bangsa. “Kami menyelenggarakan pertemuan Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah se-Indonesia (Imbasadi) di UNS pada 23-27 Oktober mendatang supaya mendorong perhatian terhadap bahasa dan sastra daerah serta membuka peluang kerja bagi lulusannya,” jelasnya.