Persyaratan CASN 2014 -Bandar lampung- Ujian penerimaa Aparatur sipil Negara (ASN) akan digelar pada 3 November 2013. Ombudsman RI Perwakilan Lampung mendapatkan delapan laporan pengaduan yang sebagian besar terkait prosedur pendaftaran yang tidak jelas.


Asisten Ombudsman RI Perwakilan Lampung Upi Fitriyanti, Minggu (27/10/2013) menjelaskan laporan tersebut mulai dari website pendaftaran online yang tidak bisa diakses, nomor ujian yang tidak sesuai dengan formasi yang dilamar serta pendaftar yang tidak mendapatkan nomor ujian.

"Keluhan itu kami terima dari peserta yang mendaftar ujian masuk ASN yang dibuka untuk seluruh kota dan kabupaten se-Lampung," kata Upi.

Atas pengaduan masyarakat, Ombudsman RI Perwakilan Lampung membuka posko pengaduan dan juga melakukan monitoring langsung terhadap tahapan-tahapan pelaksanaannya.

"Hingga saat ini Ombudsman RI Perwakilan Lampung telah melakukan koordinasi secara langsung ke BKD Provinsi Lampung dan 8 BKD Kota/Kabupaten yang ada diprovinsi Lampung," kata dia.

Selain itu Ombudsman RI Perwakilan Lampung juga memantau pelaksanaan pembukaan soal ujian untuk pelamar umum dan honorer kategori II beberapa hari yang lalu.

"Ombudsman RI Perwakilan Lampung, menghimbau kepada seluruh masyarakat Lampung untuk dapat melaporkan jika ada pelanggaran administrasi (maladministrasi) yang dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana CASN Tahun 2013," tutur Upi.

Sementara itu, menyikapi membludaknya jumlah peserta tes di Kabupaten Mesuji yang mencapai lebih dari 19.000 pendaftar, Bupati Mesuji Khamamik secara khusus menyampaikan beberapa pesan yang sebaiknya diperhatikan oleh setiap peserta.

Para peserta tes yang berasal dari luar Kabupaten Mesuji diimbau agar sudah berada di tempat sehari sebelum pelaksanaan tes. Tujuannya agar peserta dapat mencari lokasi yang menjadi tempatnya mengikuti ujian tertulis.

Selain itu juga agar kondisi fisik peserta tetap dalam keadaan bugar. “Bagi peserta yang dari luar Mesuji sebaiknya sudah berada di lokasi H-1, apalagi bagi mereka yang belum hafal wilayah. Ini karena mereka haru mencari ruangan  ujian sesuai dengan nomor peserta masing-masing. Kalau datangnya di hari H, kemungkinan besar peserta akan tergesa-gesa sehingga hasil tesnya kurang optimal", ujar Khamamik.
Editor : Bambang Priyo Jatmiko